Monday, May 23, 2016

PDIP bisa batal koalisi jika Gerindra ngotot sodorkan nama Cagub


AGEN JUDI ONLINEKetua Tim Penjaringan PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono menegaskan, partainya tetap akan mengusung calon Gubernur DKI. Sehingga, jika ada partai politik lainnya ingin melakukan koalisi harapannya untuk memahami kebijakan yang diambil partainya.

Gembong mengakui, partai berlambang banteng ini memiliki potensi berkoalisi dengan Partai Gerindra. Untuk itu, partai besutan Prabowo Subianto ini diminta untuk tidak mengajukan nama bakal calon Gubernur DKI Jakarta, sebab itu pasti milik PDI Perjuangan.

"Pertama, dengan Gerindra kita bangun koalisi dulu ketika ada persamaan, barulah bicara siapa yang diusung masing-masing. Katakanlah, Gerindra sodorkan Pak Sjafrie Samsudin ya gimana kita sama dulu," katanya saat dihubungi, Jakarta, Selasa (24/5).

Menurutnya, Gerindra jika ingin melakukan koalisi jangan mengajukan nama terlebih dahulu. Sebab perlu ada penyamaan persepsi bagaimana menjadi Jakarta lebih baik dibandingkan saat ini. Baru kemudian proses menentukan bakal calon yang akan diusung.

"Jadi tahapannya koalisi dulu pertamanya. Arah itu untuk satukan persepsi dulu tentang Jakarta. Kan gitu. Kalau udah ada titik temu baru bicara calon. Yang pasti kita akan menyodorkan Cagub dong. Apakah Gerindra mau dengan posisi Cawagub. Atau Gerindra malah terserah PDIP, ya sah sah saja," terangnya.

Namun, Gembong menegaskan, koalisi bisa saja batal terjadi bilamana Gerindra ngotot untuk meminta posisi calon Gubernur DKI Jakarta.

"PDIP kan enggak mungkin wakafkan Cagub Cawagub semuanya. Walaupun, ini semua bagi PDIP penjajakan karena finalnya nanti adalah DPP. Kita penjajakan ke partai manapun," tutupnya.

No comments:

Post a Comment